Diskusi Kesetian dan Kekejaman
A : Serigala memang kejam. Tapi tidakkah kita belajar kesetiaan pada mereka ? Yang selalu bersama-sama dalam kawanannya dan tak meninggalkan seekor lainnya.
B : Percuma hidup bersama, kalau hanya dalam komunitasnya saja dia berbondong-bondong dan tidak saling meninggalkan, namun terhadap komunitas yang lain dia menunjukkan sikap KEJAM nya.
A : Loh tapi yang gua permasalahin sekarang itu kesetiaannya, bukan kekejamannya.
B : Yah tapi kalau kejam percuma ajah, ngapain dijadiin contoh.
A : Hadeuh !! Makanya gua bilang tadi, kita belajar kesetiaannya ajah jangan ambil kekejamannya juga dong. Lagian, emang apa sih perbuatan serigala sampai dia dibilang kejam ?
B : Yah lu liat ajah, dia suka memangsa kawanan lain.
A : Oalah, gua kira apaan. Kita juga suka makan ayam sama sapi. Apa pantas dibilang kejam ? Serigala itukan karnivora atau pemakan daging, terus dia hidup di alam bebas, jadi untuk bertahan hidup, yah dia harus memangsa kawanan lain, dengan bentuk gigi seperti itu tidak mungkin juga kalau dia makan daun-daunan. Kalau mau disalahkan juga, salahkan saja sang pencipta yang menciptakannya seperti itu.
Gelap dan Bintang
Bukankah kau tahu bahwa aku menyukai kegelapan yang teramat pekat ?
Untuk apa kau lelah mencariku kesana kemari, sedangkan kau tahu aku sedang menikmati keindahan gelapnya malam yang teramat pekat.
Bukankah kau yang tak menyukai kegelapan malam yang teramat pekat ?
Mengapa kau memaksaku untuk membencinya, padahal kau tahu aku selalu berada di atap rumahku menunggu datangnya gelap yang teramat pekat ini ?
Bukankah kita sama-sama menyukai bintang ?
Saat bintang-bintang naik dan menghujani gelapnya malam yang teramat pekat dengan cahaya, kupastikan kau akan melihatku berada disampingmu.
Bukankah kau tahu bahwa aku selalu menepati janjiku ?
Maka percayalah.
Berfikir : Tuhan Tidak Ada
Pernahkah berfikir Tuhan itu tidak ada ? Jika tidak, cobalah berfikir sekarang.
Oke, jika mengikuti alur pemikiran saya, ada beberapa kemungkinan yang terjadi jika Tuhan tidak ada.
Pertama : Akan terjadi kekacuan. Mengapa ? Karena tiadanya aturan bagaimana seharusnya manusia hidup di bumi ini. Karena adanya aturan di bumi pada saat ini saja masih banyak kekacauan, apalagi tidak adanya sebuah aturan ?
Kedua : Terjadi kedamaian. Mengapa ? Karena ada banyak konflik yang terjadi dari beberapa orang yang memiliki kepercayaan yang berbeda. Dengan semua orang tidak percaya adanya Tuhan, secara otomatis agamapun tidak ada.
Lalu apakah sebatas itu ?
Tentu saja tidak.
Ketiga : Kemajuan pola pikir. Mengapa ? Karena dengan tidak adanya Tuhan, maka tiap orang tidak perlu lagi terbelenggu oleh ketakutan dan ketaklidan. Tiap orang bebas berfikir tentang penyebab fenomena alam yang terjadi tanpa terpatok pada apa yang tertulis di kitab suci dan terhindar dari kata 'Tuhan yang membuat itu, ini atau apalah'
Oke, jika mengikuti alur pemikiran saya, ada beberapa kemungkinan yang terjadi jika Tuhan tidak ada.
Pertama : Akan terjadi kekacuan. Mengapa ? Karena tiadanya aturan bagaimana seharusnya manusia hidup di bumi ini. Karena adanya aturan di bumi pada saat ini saja masih banyak kekacauan, apalagi tidak adanya sebuah aturan ?
Kedua : Terjadi kedamaian. Mengapa ? Karena ada banyak konflik yang terjadi dari beberapa orang yang memiliki kepercayaan yang berbeda. Dengan semua orang tidak percaya adanya Tuhan, secara otomatis agamapun tidak ada.
Lalu apakah sebatas itu ?
Tentu saja tidak.
Ketiga : Kemajuan pola pikir. Mengapa ? Karena dengan tidak adanya Tuhan, maka tiap orang tidak perlu lagi terbelenggu oleh ketakutan dan ketaklidan. Tiap orang bebas berfikir tentang penyebab fenomena alam yang terjadi tanpa terpatok pada apa yang tertulis di kitab suci dan terhindar dari kata 'Tuhan yang membuat itu, ini atau apalah'
Langganan:
Postingan (Atom)


